Setelah kita membahas Sejarah Lahirnya Kota Kuningan, ada baiknya kita juga tahu makanan-makanan apa saja yang cocok dijadikan buah tangan ketika kamu sedang berada di Kota Kuningan.
Kuningan merupakan sebuah Kabupaten yang berada di ujung Jawa Barat. Kabupaten Kuningan sangat cocok dijadikan untuk dijadikan salah satu tempat berlibur. Cuacanya yang sejuk karena berada di dataran tinggi, memiliki pemandangan juga pesona alam yang indah maka tak heran banyak orang-orang yang berada di sekitar Kabupaten Kuningan melepas penat kesini.
Rasanya tidak lengkap kalau sudah mengunjungi suatu tempat tapi tidak membawa buah tangan alias oleh-oleh. Yuk simak
- Peyeum

Yang pertama ada peuyeum ketan atau yang juga dikenal dengan nama tape ketan. Dari namanya saja kita sudah tahu bahan utama makanan khas kota Kuda ini. Betul banget, ketan! Ketan putih yang sudah dikukus dan diberi ragi ini kemudian dibungkus menggunakan daun jambu air dan dimasukan ke dalam sebuah ember plastik warna hitam. Dalam satu ember plastik, terdapat kurang lebih 80 – 100 bungkus tape ketan.
Tips buat kamu yang pengen beli peuyeum ketan buat dijadikan oleh-oleh. Pertama, tanyakan pada penjual apakah peuyeum ketan yang akan kamu beli sudah matang atau belum. Kedua, pastikan lihat tanggal kadaluwarsa yang biasanya ditempel di bagian bawah ember. Dan ketiga, belilah peuyeum ketan yang akan matang sempurna besok atau lusa. Ini untuk menghindari perubahan rasa dan aroma yang cukup signifikan, mengingat peuyeum ketan yang matang sempurna hanya berumur tiga hari.
2. Kwecang

Cr: Google 
Cr: Google
Ada yang bilang kalau kwecang ini bakcang versi Kuningan. Kwecang terbuat dari campuran beras ketan dan air apu yang dibungkus menggunakan daun bambu muda sebelum dikukus. Daun bambu ini yang menimbulkan aroma khas kwecang yang nggak bisa ditolak oleh siapapun.
3. Opak

Ada dua jenis opak khas Kuningan, yaitu opak ketan dan opak singkong. Begitu juga dengan cara pengolahannya, ada yang dibakar dan ada yang digoreng.
Biasanya opak yang terbuat dari campuran tepung ketan dan santan di olah menjadi opak bakar. Opak bakar biasanya memiliki bentuk kotak, bertekstur renyah, dan memiliki aroma bakar yang khas. Sementara opak singkong lebih sering di olah dengan metode goreng. Bentuknya bundar, besar, lebih renyah dan agak tebal.
4. Jeniper

Jeniper atau kepanjangan dari jeruk nipis peres ini juga cocok dijadikan oleh-oleh. Biasanya jeniper dijual dalam botol kaca seperti sirup dan botol kecil siap minum. Biasanya jeniper dinikmati dalam keadaan dingin. Tapi tidak sedikit yang menikmati jeniper dalam keadaan hangat atau mencampurkannya dengan makanan atau minuman lain.
Seperti namanya, jeniper ini 100% terbuat dari air perasan jeruk nipis dan tanpa bahan pengawet, itulah kenapa rasanya sangat masam dan sedikit pahit. Jeniper kaya akan kandungan vitamin C. Masyarakat asli Kuningan sering menggunakan jeniper untuk mengobati penyakit panas dalam dan flu.
5. Kicimpring

Kicimpring atau dikenal juga dengan nama gemblong atau geplak adalah salah satu camilan khas Kuningan yang wajib kamu beli. Berbahan dasar dari singkong, kicimpring ini memiliki bentuk bulat yang menggembung dan kosong di bagian tengahnya.
Pada umumnya kicimpring memiliki dua varian rasa, yaitu kicimpring original yang memiliki rasa gurih dan aroma khas dari bawang daun dan kicimpring oncom yang ditengahnya diberi adonan oncom bercita rasa pedas.
Gimana? sudah tidak bingung kan mau beli oleh-oleh apa untuk keluarga dirumah?

